Merawat Bayi Baru Lahir Bagi Pasangan Muda

baby1

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu.

 

Banyak orang tua yang baru memiliki anak pasti memiliki rasa khawatir dan bingung dalam merawat bayi baru lahir. Selain itu juga akan menguras tenaga dan emosi para orang tua.

Peran Bunda sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan si buah hati. Sebab bunda memiliki peran besar dalam membentuk watak, karakter, dan pengetahuan seorang anak.

“Bunda adalah ustadzah pertama, sebelum si kecil berguru kapada ustadz besar sekalipun”.

Kepada Orang Tua Dianjurkan Menerapkan Hal Ini.

Merawat bayi baru lahir identik dengan kelelahan sepanjang hari. Terlebih bila baru memiliki anak yang pertama. Untuk itu, hal pertama yang harus diperhatikan adalah bagaimana orang tua mengelola tekanan yang ada. Beberapa hal yang dapat diterapkan untuk mengelola tekanan bunda merawat bayi baru lahir.

  • Menjaga Kondisi Fisik.

Merawat bayi baru lahir biasanya kurang tidur, hindarilah mengkonsumsi kafein atau makanan pengusir rasa kantuk lainnya. Tetaplah konsumsi makanan sehat, mencukupi kebutuhan air harian, dan pastikan selalu menghirup udara segar.

Tidurlah berbarengan dengan waktu tidur buah hati Bunda. Mintalah pasangan untuk menggantikan posisi Bunda saat malam hari sementara waktu. Dan tidak lupa bacakan do’a ketika hendak tidur.

  • Jangan Takut.

Melihat munggil dan lucunya buah hati, Bunda dan pasangan mungkin merasa khawatir tidak mampu merawatnya dengan baik karena takut akan melukainya. Namun kecemasan itu mungkin akan berkurang jika hal tersebut dibicarakan bersama-sama, tertawa ceria bersama bayi dan pasangan, serta mengajak ngobrol kecil kepada buah hati (berbicaralah seolah bayi Bunda bisa bicara dan sering kita membacakan do’a). Pada akhirnya Bunda bisa terbiasa dan memahami si buah hati.

  • Tunda Dahulu Pekerjaan Lain.

Jangan terlalu memaksakan diri untuk menjaga hal-hal yang biasa dilakukan sebelum kelahiran buah hati Bunda. Seperti membersihkan seisi rumah dan mencuci pakaian agar tidak terlalu lelah saat merawat bayi baru lahir.

  • Jangan Mengurung Diri.

Jangan ragu untuk keluar rumah saat merawat bayi baru lahir. Bayi yang rewel saat di dalam rumah, mungkin akan ceria saat diajak keluar rumah untuk sekedar jalan-jalan pagi menghirup udara segar.

Sesekali biarkan teman-teman dan keluarga Bunda ikut membantu mengasuh bayi Bunda. Jangan menolak saat mereka hendak menggendong bayi atau kegiatan lainnya yang bisa menghemat tenaga Bunda. *Hindari menggosip.

  • Tahu Kapan Meminta Bantuan.

Ingat, masa kecil buah hati Bunda tidak akan terulang dua kali. Oleh sebab itu, nikmatilah setiap proses merawat si buah hati meski bisa dibilang itu sangat “merepotkan”. Walaupun begitu, Bunda harus tetap mengetahui batasan diri sendiri. Jika memang tekanan yang ada sudah terasa sangat berat, mintalah bantuan dari ahlinya. Bunda bisa meminta bantuan kepada keluarga, orang tua atau dokter untuk mendapatkan tips merawat kesehatan bayi.

Ada Beberapa Hal Terkait Dengan Bayi Baru Lahir
Beberapa hal yang wajib diperhatikan  saat merawat bayi baru lahir

  • Jaga Kebersihan dan Keamanan Bayi.

Jagalah kebersihan tangan Bunda dan keluarga saat hendak memegang atau menggendong bayi yang baru lahir. Cucilah tangan dahulu sebelum melakukan kontak langsung dengan bayi agar mereka terhindar dari serangan kuman. Berhati-hatilah saat menggendong bayi, perhatikan pegangan Bunda pada bagian kepala dan leher bayi.

Jangan pernah mengguncang-guncang bayi saat membangunkan mereka karena dapat menyebabkan pendarahan otak. Sebaiknya biarkan hingga bayi itu terbangun atau bangunkan dengan membisikan do’a atau kata-kata yang halus. Jangan lakukan lempar tangkap atau menggoyang-goyang bayi di lutut karena hal itu berbahaya.

  • Memandikan Bayi.

Bayi baru lahir membutuhkan mandi setidaknya dua kali dalam seminggu. Sebelum tali pusar copot, dianjurkan untuk memandikan bayi dengan spons.

Memandikan bayi dengan memakai shampo dan sabun yang didesain khusus untuk kondisi kulit bayi. Benda-benda pendukung lain yang wajib dimiliki untuk memandikan bayi baru lahir adalah kain waslap, handuk lembut, dan bak mandi bayi.

  • Mengganti Popok Bayi.

Mengganti popok adalah salah satu perawatan bayi yang dianggap susah bagi Bunda yang baru pertama melahirkan buah hati. Apalagi bayi yang belum bisa berbicara “Bun, pipis..”. Mungkin Bunda akan menggati popok hingga 10 kali dalam sehari. Hal ini tergantung dengan asupan yang diterima bayi. Namun bukan berarti membatasinya ya, Bun.. Umumnya, bayi yang terpaksa diberi susu formula sejak lahir memiliki frekuensi kencing lebih tinggi dibandingkan bayi yang di beri ASI. *Standar pemberian ASI selama usia bayi 2 tahun.

Sementara itu mengenai buang air besar, abyi melakukannya pertama kali setelah sehari atau dua hari kelahirannya. Kotoran bayi baru lahir yang baik berupa mekonium berwarna hitam. Mekonium sendiri terdiri dari lendir, cairan ketuban, dan segala sesuatu yang ditelan bayi saat berada dalam janin.

  • Memberi Susu.

Pada umumnya, bayi yang baru lahir harus diberi susu antara 8 – 15 kali dalam sehari. Hal ini terjadi karena kapasitas pertu bayi masih sangat kecil. Dalam proses menyusui, usahakan untuk melakukannya dengan posisi yang bergantian agar Bunda turut merasa nyaman.

Lakukan menyusui sesering mugkin dengan porsi yang cukup tanpa harus menunggu bayi Bunda menangis atau bertetiak terlebih dahulu. Saat menangis, bayi lebih sulit menelan susu sebab lidahnya tidak berada dalam posisi yang tepat untuk meneguk cairan. namun dengan seiringnya waktu, bayi dan Bunda akan makiin menguasai proses ini.

Kebahagiaan di dalam keluarga dengan kehadiran buah hati jangan sampai terganggu dengan rutinitas perawatannya. Dengan memperhatikan hal-hal terkait Bunda dan bayi di atas, proses merawat bayi baru lahir bisa menjadi lebih menyenangkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s